Suatu ketika di tahun 2000 muncul ide dari sesepuh tokoh Desa, Kyai Abdul Djalal, bahwa ingin mendirikan Madrasah Ibtidaiyyah di Desa tersebut, seperti di tempat lain yang juga telah berkembang Madrasah Ibtidaiyyah. Ide itu disampaikan dan mulai dikaji bersama beberapa tokoh lain seperti H. Komarudin. Karena belum ada kesiapan lebih lanjut, ide itu berhenti hanya sebagai wacana di tahun tersebut.
Kemudian di tahun berikutnya, 2001, wacana mendirikan MI itu kembali bergulir. Maka dengan tekat kuat dan dukungan penuh dari masyarakat dan ulama, mulailah Madrasah Ibtidaiyyah Al Hikam resmi didirikan di Dusun Mlaten Desa Geger. Ditunjuk sebagai Kepala Madrasah pertama yaitu KH. Ibnu Abas Tohir, SH, putra dari KH. Mahfudz Ma’shum.
Pada pelaksanaan PPDB pertama kali antusias masyarakat begitu besar hingga jumlah pendaftar kelas 1 mencapai dua rombel. Kemudian tahun berikutnya juga dua rombel, dan seterusnya. Di bawah naungan Yayasan yang juga bekerjasama dengan pesantren, sering mengadakan acara kemasyarakatan secara rutin. Hingga kini MI Al Hikam semakin berkembang dengan mengikuti perkembangan kurikulum dan teknologi.
