Uncategorized

Keceriaan Pondok Ramadhan MI Al Hikam 1447 H.

Kegiatan Pondok Ramadhan bagi kelas 1 hingga 5 MI Al Hikam dilaksanakan pada tanggal 25 hingga 27 Februari 2026. Bagi kelas 1 dan 2 dilaksanakan dengan tipe A, yakni mereka belajar di kelas pagi hingga jelang siang. Sementara kelas 3, 4 dan 5 dilaksanakan dengan tipe C, yakni mereka “mondok” atau bermalam di madrasah selama tiga hari dua malam.

8 kamar asrama Mabit / Pondok ramadhan

kegiatan di saat pagi hingga siang, bertempat di kelas-kelas madrasah dengan mempelajari pendidikan tentang ibadah-ibadah di bulan Ramadhan sekaligus praktiknya. Di kesempatan ini materi diisi oleh Rekan-rekan IPNU dan IPPNU PAC Geger. Sekitar 12 anggota dari IPNU IPPNU mendampingi para santri di setiap materi pagi hari. Para santri begitu antusias dan semangat mendapatkan pelajaran dan pengalaman baru.

Setelah shalat dhuhur hingga malam, santri mengikuti pendidikan kepesantrenan. Di antaranya yaitu shalat berjamaah termasuk tarawih, tadarus Al-Qur’an, dan pelajaran kitab kuning sederhana. Selain itu juga ada kegiatan-kegiatan have fun lainnya. Bertempat di gedung asrama Al Hikam lantai dua dan tiga, ratusan santri MI Al Hikam ini belajar disiplin, mandiri dan sosialisasi.

Kegiatan ini ditutup di hari Jum’at tanggal 27 Februari 2026, dengan dimeriahkan oleh cerita dongeng dari sahabat Yatim Mandiri. Anak-anak sangat antusias dan mengikuti dengan semangat. Mereka juga memberikan donasinya pada anak-anak yatim, alhamdulillah terkumpul hingga Rp 3.000.000,-.

Kegiatan Zakat fitrah juga laksanakan di MI Al Hikam. Dari ratusan zakat fitrah yang terkumpul dari muzakki telah ditasarufkan pada yang berhak menerima, di antaranya terdiri dari masyarakat serta para siswa dhu’afa.

Sejak dahulu di MI Al Hikam selalu menerapkan pondok Ramadhan tipe C, santri bermalam di madrasah beberapa hari. Selain karena madrasah ini memang berbasis pendidikan pesantren, juga berada di wilayah budaya pesatren yang kuat. Dengan harapan anak-anak dapat maksimal mendapatkan pendidikan dan pengalaman sebagai santri untuk bekal masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *