Tingkatkan Kompetensi Pendidik, Guru MI Al Hikam Ikuti AKGTK Tahun 2026
Dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan madrasah, guru MI Al Hikam mengikuti Asesmen Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan (AKGTK) Tahun 2026. Kegiatan ini dilaksanakan secara bertahap mulai tanggal 5 hingga 8 Oktober 2026, sesuai dengan jadwal masing-masing guru. Pelaksanaan asesmen dilakukan secara online, dengan seluruh guru mengerjakan soal di lingkungan madrasah.
Sejak hari pertama pelaksanaan, para guru MI Al Hikam menunjukkan antusiasme dan kesungguhan dalam mengikuti asesmen. Dengan memanfaatkan fasilitas yang tersedia di madrasah, para guru mengikuti setiap tahapan asesmen secara mandiri dan tertib. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk partisipasi aktif pendidik dalam mendukung program peningkatan mutu pendidikan madrasah.
AKGTK merupakan salah satu instrumen untuk mengukur dan memetakan kompetensi guru serta tenaga kependidikan. Melalui asesmen ini, kemampuan pendidik dalam menjalankan tugas profesionalnya dapat diketahui, sehingga memberikan gambaran mengenai aspek kompetensi yang telah dikuasai maupun yang masih perlu ditingkatkan. Hasil asesmen juga dapat menjadi bahan evaluasi dalam pengembangan kualitas tenaga pendidik dan kependidikan.
Keikutsertaan guru dalam AKGTK memiliki manfaat penting, terutama sebagai sarana refleksi dan pengembangan profesionalisme. Para guru dapat mengetahui kemampuan yang dimiliki, mengidentifikasi kebutuhan pengembangan diri, serta meningkatkan motivasi untuk terus belajar dan mengikuti perkembangan dunia pendidikan. Dengan demikian, peningkatan kompetensi guru diharapkan berdampak positif terhadap kualitas pembelajaran dan layanan pendidikan bagi peserta didik.
MI Al Hikam senantiasa mendukung berbagai program peningkatan kompetensi pendidik sebagai bagian dari komitmen mewujudkan pendidikan yang berkualitas. Melalui keikutsertaan dalam AKGTK Tahun 2026, diharapkan seluruh guru semakin termotivasi untuk mengembangkan kemampuan profesional, pedagogis, sosial, dan kepribadian. Sebab, guru yang terus belajar dan berkembang merupakan salah satu kunci dalam menciptakan pembelajaran yang bermutu serta melahirkan generasi yang unggul dan berakhlak mulia.
*gambar hanya ilustrasi
